Pimred Radar Investigasi Desak Polda Sumut Tangkap Pelaku Pembakaran Rumah Ortu Sofian

  • Whatsapp
banner 468x60
102Dibaca

Banyuwangi – Tribun Now  | Pimpinan Redaksi (pimred) Radar Investigasi Mengutuk Keras Kepada Pelaku yang membakar Rumah Beserta Motor milik orang tua Sofian Wartawan Metro 24 Di kota Binjai, Sumatera Utara, minggu (13 /06/2020) dini hari, sekira Pukul 00.05 Wib

Berdasarkan informasi dihimpun, Peristiwa tersebut di bakar oleh orang tak di kenal (OTK) di duga dipicu oleh pemberitaan yang dilakukan Sofian hingga berujung pembakaran.

Pimred Radar Investigasi, Ari Bagus Pranata, Mengatakan, Kejadian itu membuat dirinya merasa sedih dan mengutuk keras kepada pelaku membakar rumah dan motor milik orangtua (ortu) Sofian hingga hangus diduga dilakukan oleh Mafia Perjudian yang merasa terganggu usai pernah di Berita kan oleh Sofian, waktu lalu.

“saya merasa tersakiti juga dengan adanya kejadian itu, jangan sampai di beri ruang kepada pelaku untuk bebas berkeliaran “tegasnya.

Menurut nya, kejadian terhadap pers sudah sering kali terjadi padahal pers sendiri adalah pilar ke 4 demokrasi maka dari itu jangan ada lagi kekerasan jenis apa pun terulang kembali apalagi hingga melakukan pembakaran. Wartawan sendiri menjalankan tugasnya berpedoman kode etik Jurnalis Dan di lindungi UU No. 40 tahun 1999 Tentang Pers

” Ingat, Wartawan Itu hanya mencari berita Bukan Mencari Musuh” terangnya

Ari pun mendesak kepada Polda Sumatera Utara Segera Mengusut dan Menangkap pelaku jangan di beri ruang untuk berkeliaran bebas di luar, selain itu juga, kepada Kapolri turut juga segera memerintahkan jajaran nya untuk terjun Menindaklanjuti kasus ini dan menangkap para pelakunya.

“kepada Pak Kapolri saya mohon segera tangkap Premanisme yang membakar rumah orangtua Sofian itu”pintanya.

Perlu diketahui, rumah orang tua Sofian wartawan Metro 24 di Kota Binjai, Sumatera Utara dibakar OTK.

Diduga terkait pemberitaan, Rumah milik Sabarsyah (65) yang beralamat di Jalan Bantara Raya, Lingkungan XII Kelurahan Berngam, Kecamatan Binjai Kota, dibakar oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu (13/6) dinihari, sekira Pukul 00.05 Wib.

Pada saat kejadian, cuaca dalam keadaan gerimis, sehingga api tidak sempat membakar seluruh rumah.

Dari pantauan awak media saat  dilokasi kejadian, selain kaca jendela pecah dan gorden yang habis terbakar, beberapa peralatan alat rumah tangga, karpet dan juga sofa milik korban, nyaris habis dilalap sijago merah.

Aroma BBM jenis Premium juga tercium dan terasa sangat menyengat dari ruang tamu korban.

Menurut kesaksian Sabarsyah, saat api membakar, ia sedang melihat Televisi diruang tengah rumahnya. Tiba tiba ia dikejutkan dengan adanya api yang berkobar tepat dibagian pintu depan rumahnya.

“Saya yakin kalau rumah saya dibakar orang. Karena tiba tiba ada suara bunyi yang keras dan tiba tiba saya melihat langsung api membesar. Spontan saya menjauhkan kereta (Sepeda Motor-red) yang hanya berjarak sekitar 1 meter dari api,” ujar Sabarsyah, sembari mengatakan, saat kejadian ada 2 unit Sepeda Motor yang ada didalam rumahnya.

Usai menjauhkan Sepeda Motor dari kobaran api, lanjut Sabarsyah, ia langsung mencoba untuk menyelamatkan 4 orang cucu beserta ibunya yang saat itu sedang tertidur didalam kamar depan tepat bersebelahan dengan titik api yang berkobar.

Sabarsyah yang mantan wartawan dan akrab disapa dengan panggilan Ucok Gondrong ini menduga jika rumahnya tersebut dibakar oleh OTK terkait pemberitaan yang dibuat oleh anaknya.

“Saya berkeyakinan pembakar rumah saya adalah orang orang suruhan dari preman yang diberitakan oleh anak saya,” beber Sabarsyah, seraya mengatakan bahwa 2 orang anaknya adalah wartawan koran harian di perusahaan media ternama di Sumut.

Sebagai masyarakat, ia meminta kepada aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Binjai, untuk segera menangkap pelaku pembakar rumahnya.

“Ini yang kedua kalinya rumah saya terbakar. Sebelumnya juga rumah saya ini juga pernah dibakar OTK, tapi sampai saat ini belum terungkap pelakunya. Bahkan sekitar setahun yang lalu, rumah anak saya sempat diserang OTK dan ditembaki. Beberapa jendela rumah anak saya pecah. Namun sampai saat ini pelakunya pun belum berhasil diamankan. Padahal pada saat kejadian ditemukan beberapa mimis Softgun dilokasi,” ucap Sabarsyah saat dikonfirmasi dikediamannya.

Sebagai masyarakat, ia meminta keadilan dan berharap pelaku pembakaran rumahnya segera ditangkap.

“Hukum jangan tajam kebawah tumpul keatas,” tambahnya.

Di lokasi, petugas kepolisian dari Polsek Binjai Kota sudsh tiba dilokasi untuk melakukan olah TKP. Bahkan, Kapolsek Binjai Kota, Kompol Aris Fianto, turun langsung saat itu juga ke tempat kejadian.

“Saat ini kita masih melakukan penyelidikan. Sabar ya, mohon doa dari rekan rekan semua,” kata Aris Fianto, saat diwawancarai dilokasi, sembari ikut mengamankan barang bukti. (red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *