Bocah Asal Glagahagung Korban Ledakan Tabung Gas Kondisinya Semakin Parah, LAN Banyuwangi Larikan Ke RSUD Blambangan

  • Whatsapp
banner 468x60
27Dibaca

Banyuwangi – Radar Investigasi | Rayya garneta faricha cahya, (7) asal Dusun Jati Rejo menjadi korban kebakaran akibat ledakan Gas Elpiji Terjadi Bulan Yang Lalu Kondisinya Kini semakin Parah.

Bocah itu saat ini tinggal bersama neneknya Di Desa  Glagahagung, Kecamatan Purwaharjo, Banyuwangi yang pekerjaan sebagai buruh tani.

Neneknya Rayya, Katiman, Mengatakan, Kejadian musibah yang menimpa cucu kesayangan itu bulan yang lalu akibat dari ledakan tabung gas, sangat disayangkan ibu kandung raya tidak dapat diselamatkan namun Rayya yang selamat dengan kondisi hampir seluruh tubuh raya terbakar

“akibat dari ledakan tabung gas mas”kata nenek rayya kepada radar Investigasi

Sehingga bocah itu, LAN Banyuwangi Melalui Divisi Sosial Bersama Rumah Koin Duafa Dengan Kesepakatan pihak Keluarga Raya akhirnya Di Bawa Ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah guna mendapatkan serius perawatan medis, Malam Hari, sekira Pukul 22.30 WIB, Kamis, ( 17/06/2021).

Divisi Sosial LAN Banyuwangi,  Bambang Sugianto, mengatakan, dengan kondisi raya yang sangat memperhatikan itu, dan lagi dari kalangan keluarga yang tidak mampu, sangat perlu perhatian dari pemerintah desa maupun pemerintah daerah untuk lebih peduli dengan kondisi raya saat ini.

“ibunya meninggal dunia mas sejak kejadian itu, untung saja raya masih terselamatkan” terangnya

Lanjutnya, dengan perekonomian neneknya yang sangat bisa disebut tidak mampu, dengan terpaksa nenek merawat sendiri dengan apa adanya, dan juga pernah di bawa kontrol, sebelumnya raya sempat di rawat Salah Satu Rumah Sakit Di Bali,  kemudian Di bawa pulang ke kampung halamannya dan tinggal bersama neneknya.

“waktu dirawat di Rumas sakit di bali keadaanyak cukup membaik, kondisi tubuh yang terbakar hampir 95% mas”kata dia yang sering disapa boy.

Boy menambahkan, bakti sosial ini kepada raya terus di perjuangan hingga kondisi bocah Malang tersebut hingga pulih kembali seperti  bocah normal dengan yang lainnya

“terus kami Upaya kan mas untuk membantu  raya agar sembuh,  sementara malam ini kami bawa pulang dulu, besoknya kita akan melanjutkan untuk mendapatkan perawatan dari dokter spesialis “ujarnya.

Di tempat yang sama,  Ketua Rumah Koin Duafa, Achmad Junaidi, mengatakan hal sama, kondisi Raya memang sangat memperhatikan dan tinggal bersama neneknya malam itu pun bersama LAN Banyuwangi membawa langsung bocah itu bersama mobil siaganya milik Rumah Koin Duafa.

“kondisinya parah sekali,  kasian dia (red.  Raya) dari keluarga tidak mampu” ucap Junaidi.

Masih kata Dia, beberapa bulan yang lalu di rumah sakit di bali kondisi agak membaik sehingga di pulang kan ke Banyuwangi, dari perawatan neneknya yang di Banyuwangi sempat di bawa kontrol ke rumah sakit di Jember, namun sangat di sayangkan kondisi Raya semakin memperhatikan.

Dari perawatan mungkin setengah bulan,  neneknya yang ngasuh”ucapnya.

Menurut Junaidi, Raya memang layak di bantu oleh pemerintah dan butuh ukuran tangan para dermawan untuk saling membantu agar raya sembuh total.

“memang mas sangat perlu di bantu,  Ibunya Sudah Meninggal dia ikut neneknya” pungkasnya.  (red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *